TREKKING MOUNT BATUR: MELIHAT SUNRISE DI BALI

Matahari naik di atas cakrawala mengungkapkan Danau Batur dan kaldera ratusan meter di bawahnya. Kabut menggantung rendah di atas danau, memeluk perbukitan. Saya bangun jam 4 pagi, mendaki Gunung Batur dalam kegelapan untuk mencapai puncak kawah. Duduk di puncak Gunung Batur dengan secangkir teh panas di tangan saya, saya merasa istimewa berada di sini.

Gunung berapi Gunung Batur terletak di provinsi Kintamani, Bali. Puncaknya adalah 1.717 meter di atas permukaan laut. Trekking Gunung Batur adalah salah satu kegiatan paling populer bagi wisatawan petualang yang mengunjungi Bali (dan dengan alasan yang bagus). Biarkan saya berbagi dengan Anda apa yang diharapkan dan berapa banyak yang harus Anda bayar jika Anda memutuskan untuk mendaki Gunung Batur sendiri.

TREKKING MOUNT BATUR
Waktu paling populer untuk mendaki Gunung Batur adalah saat matahari terbit. Perjalanan menuju puncak Gunung Batur dimulai pukul 4 pagi. Anda dapat membaca tentang pengalaman saya mendaki gunung berapi di sini. Jika Anda tinggal di Ubud dan mengikuti tur Gunung Batur, Anda harus bersiap-siap pada jam 3 pagi. Jika Anda bergabung dengan tur yang diatur dari Kuta atau Seminyak maka Anda harus bangun antara jam 1 pagi sampai jam 2 pagi.

Persiapan Pendakian
Gunung Batur bukanlah pendakian yang sangat sulit, namun Anda harus cukup fit untuk mencoba pendakian. Dibutuhkan sekitar satu jam hingga satu setengah jam untuk mencapai puncak Gunung Batur. Berikut adalah beberapa hal yang harus Anda pikirkan saat mempersiapkan perjalanan ke Gunung Batur.

Bawa Lampu Depan: Anda akan diberikan obor oleh pemandu untuk pendakian, tetapi lampu depan yang bagus membuat tangan Anda bebas (yang bagus karena tanahnya sangat berbatu).
Pakai Lapisan: Anda tidak akan kedinginan saat mendaki Gunung Agung, tetapi dingin di puncak gunung berapi. Pastikan untuk membawa mantel atau jaket hangat untuk bagian atas sambil menunggu matahari terbit.
Kenakan Sepatu Yang Baik: Anda tidak perlu sepatu khusus hiking (sepatu lari / fitnes boleh) untuk mendaki ke puncak Gunung Batur, pastikan Anda tidak membawa sandal jepit.
Bawa Snack: Bawa snack / energy bar atau air untuk pendakian. Ini akan memberi Anda energi ketika Anda mencapai puncak. Jika Anda tidak membawa makanan ringan, Anda selalu dapat membeli makanan di puncak gunung berapi (hati-hati dengan harganya!).

Mengatur Panduan
Gunung Batur memiliki Asosiasi Trekking resmi. Untuk mendaki Gunung Batur Anda perlu menyewa pemandu wisata melalui Asosiasi Trekking. Asosiasi Trekking memiliki kantor di kaki Gunung Batur. Jika Anda mengatur pendakian sendiri, Anda perlu mengunjungi kantor-kantor ini sebelum memulai pendakian. Jika Anda mengikuti pendakian Gunung Batur maka Anda akan bertemu pemandu Anda ketika Anda tiba di gunung berapi.

Biaya pemandu wisata Gunung Batur sekitar Rp 600.000. Rasio pemandu untuk turis kira-kira 1 pemandu untuk setiap 3 turis. Meskipun dimungkinkan untuk mendaki Gunung Batur tanpa pemandu, saya pasti akan merekomendasikan memilikinya untuk berjalan ke puncak gunung berapi, terutama jika Anda mendaki Gunung Batur untuk melihat matahari terbit.

Mendaki Gunung Batur
Tergantung pada tingkat kebugaran Anda, pendakian dari kaki Gunung Batur ke puncak memakan waktu antara 60 menit hingga 2 jam. Pada malam berbintang, mudah untuk melihat ke mana Anda pergi saat mendaki. Bagian pertama pendakian memiliki kemiringan yang landai, meskipun permukaannya tidak rata, berbatu dan terkadang berpasir.

Gunung berapi Gunung Batur sebenarnya memiliki dua puncak. Dibutuhkan sekitar satu jam untuk mendaki ke puncak pertama. Ada sebuah bangunan kecil di mana Anda dapat beristirahat dan bersantai. Beberapa orang akan terlalu banyak bersantai dan tidak pernah melanjutkan, tapi tidak apa-apa.

Dari puncak pertama ke puncak kedua adalah 30 menit sampai satu jam. Bagian pendakian ini mengikuti punggung gunung berapi. Jalurnya tidak lebih dari beberapa meter dan melelahkan saat Anda mendekati puncak gunung berapi. Saya berhasil melakukan seluruh pendakian ke puncak dalam 1 jam 40 menit.

Puncaknya
Ketika Anda akhirnya sampai di puncak gunung berapi, saatnya untuk beristirahat dan bersantai (sedikit). Kebanyakan orang berkumpul dalam kelompok yang dekat dengan tepi kawah sehingga mereka bisa mendapatkan pemandangan matahari terbit yang bagus. Ada juga uap vulkanik (biasanya orang merebus telur di sini) dan warung kecil tempat Anda dapat membeli secangkir teh panas dan beberapa mie. Ini terlalu mahal, tetapi jika Anda kedinginan, itu bisa menjadi apa yang Anda cari.

Pemandangan dari puncak gunung berapi ini sungguh istimewa. Dari atas Anda bisa melihat seluruh kaldera dan danau kawah. Menyaksikan matahari perlahan merayap di cakrawala dan warna lanskap yang berubah membuat seluruh pengalaman menjadi berharga.

Share TREKKING MOUNT BATUR post jika kamu suka

Matahari terbit dari puncak gunung berapi Gunung Batur berakhir cukup cepat. Dalam waktu 15 menit matahari telah terbit di atas cakrawala dan suhu mulai perlahan naik. Jika Anda bergabung dengan salah satu trek yang lebih panjang, Anda akan mulai berjalan mengelilingi seluruh gunung berapi setelah matahari terbit. Bagi kebanyakan dari kita, ini adalah akhir dari petualangan dan saatnya untuk kembali perlahan ke dasar gunung berapi.

Share